Saturday, April 10, 2021

How Far We've Changed

    Seringkali gue denger kalimat 'Jogja sudah tidak seperti dulu lagi'. Awalnya gue simpati, tapi setelah gue pikir lagi. Aren't we all keep changing? Mau sebuah daerah, kota, manusia, hewan, bahkan iklim pun juga terus berubah tanpa henti. Sebenernya kalimat yang lebih sedih adalah 'Aku sudah tidak sekurus dahulu lagi' sentence i've recite thousands of times.

    Kita sering terlena sama kejayaan masa lalu. Ada lagi contoh yang sering kita dengar dan lihat 'Enak jamanku toh?' mengisyaratkan pada zaman Pak Soeharto lebih enak dibanding zaman presiden-presiden setelahnya. Ngomongin kecukupan hidup sehari-hari apakah dibanding zaman sekarang lebih enak zaman orba? Ya kayaknya tergantung manusianya juga. 

    Balik lagi ke premis awal, mengenang masa indah di masa lalu emang menenangkan hati. Tetapi linimasa kehidupan gak cuma untuk sebuah periode waktu tertentu. Hidup gak cuma pas sekolah, gak cuma pas kuliah, gak cuma pas kerja. Kita menjalani hidup sesuai linimasa yang ditentukan Tuhan kepada kita. Dari hembusan napas pertama sampai terakhir.

    Ability to accept the past, griefs, regrets, and disappointment is a bless. Sulit bagi manusia menerima kenyataan ketika memasuki fase hidup yang lebih 'rendah' dibandingkan fase hidup sebelumnya. Jarang guru sekolah mengajarkan kita untuk menerima hal ini. Rata-rata hanya memberi kalimat-kalimat aman dibalik lindungan agama tanpa memberi sudut pandang atas dasar apa kita harus menerima hal-hal itu.

    Always remember there will always a silver lining. Ketika hujan datang mungkin kita kehujanan, tapi tumbuhan berpotensi melakukan reproduksi dengan tumbukan-tumbukan air benang sari dapat menyetubuhi kepala putik. Air di tanah yang semula mau habis kembali menjadi normal. Gaperlu disebutin satu-satu contohnya tapi kurang lebih the idea is the same.

    Ketika ditanya kalau bisa merubah sesuatu di masa lalu anda apa yang akan anda ubah? I honestly answered i will change nothing. I've learned so much from my mistakes, those things made the man i am today. A stronger and wiser person. Saat itu gue sadar, bahwa gue di-anugrahi the ability to accept past. By accepting past, we will grow to the person we will become. Thus, we will always improving who we are without changin who we really are.

    Changes not always a good thing. Climate change perhaps. But even climate change has silver linings. Humans will keep improving their technology until someday businesses can keep running without hurting the environment.

    Always accept the past, griefs, regrets, and disappointment. We will end up a better man.

No comments:

Post a Comment

How Far We've Changed

     Seringkali gue denger kalimat 'Jogja sudah tidak seperti dulu lagi'. Awalnya gue simpati, tapi setelah gue pikir lagi. Aren...